Latest Post

Tampilkan postingan dengan label HealthGress. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HealthGress. Tampilkan semua postingan

Lemak Sehat Turunkan Risiko Anak Autis

Written By admin on Jumat, 05 Juli 2013 | 20.21

TEMPO.CO , Jakarta:Wanita yang mengkonsumsi sejumlah lemak sehat selama kehamilan mengalami penurunan risiko mempunyai anak autis. Dalam riset terbaru, wanita yang mengkonsumsi asam linoleic tinggi, 34 persen lebih rendah melahirkan anak autis dibandingkan mereka yang mengkonsumsi nutrisi level rendah. Asal linoleic merupakan asam lemak omega 6 yang ditemukan dalam minyak sayur, kacang-kacangan dan biji.

Wanita yang mengkonsumsi asam lemak omega 3 pada ikan, ternyata berisiko 53 persen lebih tinggi memiliki anak autis dibandingkan mereka yang mengkonsumsi dalam jumlah rata-rata. “Hasil kami menunjukkan bukti awal bahwa meningkatkan asupan asam lemak omega 6 selama kehamilan bisa menurunkan risiko anak terkena autisme dan konsumsi asam lemak omega 3 dan asam linoleic bisa meningkatkan risiko tersebut,” kata para peneliti dari Harvard School of Public Health seperti dikutip situs LiveScience edisi 1 Juli 2013.

Studi ini hanya menemukan hubungan dan bukan kaitan sebab akibat antara wanita hamil yang mengkonsumsi asam lemak dan penurunan risiko mempunyai anak autis. Para peneliti menegaskan studi ini berskala kecil dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi hasil tersebut.

Penyebab adanya hubungan tersebut, kata para peneliti, belum diketahui. Tetapi jenis asam lemak ini menunjukkan hal penting pada perkembangan otak janin. Suplai asam lemak pada wanita hamil digunakan oleh janin mereka hingga akhir kehamilan dan diperlukan untuk satu hingga dua bulan pertama setelah dilahirkan. Hasil riset ini dipublikasikan online di American Journal of Epidemiology edisi 27 Juni 2013.

The March of Dimes merekomendasikan wanita hamil mengkonsumsi sekitar 200 mg asam lemak omega 3 Docosahexaenoic acid (DHA) per hari.

Penelitian terbaru ini melibatkan 317 wanita yang mempunyai anak autis dan 17.728 ibu yang mempunyai anak normal. Partisipan menjawab pertanyaan mengenai jenis makanan yang dikonsumsi. Para ilmuwan mencatat 5.884 wanita dalam penelitian ini menjawab kuisioner tersebut saat hamil sementara sisanya menjawab sekitar setahun setelah melahirkan.

Makanan "Sehat" yang Juga Bikin Gemuk

Kompas.com - Cerdas memilih makanan adalah kunci untuk menjaga kesehatan sekaligus berat badan. Tak sedikit makanan yang tampaknya sehat tetapi sebenarnya malah bisa membuat kalori menumpuk.

Menurut Catherine Matthews, ahli nutrisi dari Inggris, ada beberapa jenis makanan "berlabel" sehat namun ternyata bisa menggemukkan jika sering dikonsumsi. Berikut adalah beberapa diantaranya:

- Smoothies (sayuran dan buah yang diblender halus)
Smoothie sayuran dan buah mungkin terlihat seperti paket vitamin dan mineral. Namun smoothie itu juga mengandung gula yang tak berbeda dengan minuman manis lain. Lebih baik makanlah buah dan sayur segar.

- Minyak zaitun
Minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan lebih sehat dibandingkan mentega dan margarin. Tetapi tetap saja ini minyak. Karena itu gunakan sedikit saja.

- Madu
Sering disebut sebagai "makanan alami", tetapi sebenarnya madu juga mengandung gula. Mengganti gula dengan madu pada minuman efeknya sama saja pada penumpukan kalori.

- Jus
Menghindari makanan berat tapi menggantinya dengan segelas jus buah atau jus kemasan tak akan membuat Anda lebih langsing karena kandungan gulanya yang tinggi.

- Roti
Banyak yang berpendapat brown bread lebih sehat, namun sebaiknya Anda memilih roti gandum utuh.

- Produk rendah lemak
Biskuit atau yogurt dengan label rendah lemak terkadang berisi lebih banyak gula untuk mengganti lemak. Jika Anda menyukai yogurt, pilihlah plain yogurt dengan irisan buah.

- Daging ayam
Daging ayam memang lebih sehat ketimbang daging merah, tetapi hal itu hanya jika Anda mengolah daging ayam dengan membuang kulitnya. Sebaiknya jangan digoreng karena justru membuat kalorinya bertambah.

- Buah kering dan kacang-kacangan
Pada kebanyakan produk, buah-buahan kering dilapisi gula dan kacang-kacangan ditambah garam. Pilihlah yang bertuliskan tanpa garam (unsalted).

- Granola
Memang granola terbuat dari campuran padi-padian utuh, kacang-kacangan dan biji-bijian. Tetapi granola juga tinggi kalori dan lemak.

- Wine
Banyak penelitian yang menyarankan konsumsi wine dalam takaran kecil untuk mencegah penyakit jantung. Tetapi bukan berarti minuman ini bebas kalori.

Sumber :
www.dailymail.co.uk
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Info Berita Gress - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger